| | Sesuai dengan program kerja pengawasan pada Pengadilan Negeri Sampit Tahun 2010, sejak bulan Januari 2010 sampai dengan bulan
|
Desember 2010 pada Pengadilan Negeri Sampit telah dilaksanakan kegiatan pengawasan sebagai berikut :
|
1.
| Pengawasan Internal terdiri dari :
|
| | a.
| Pengawasan melekat yang dilakukan setiap atasan langsung terhadap bawahannya secara terus menerus.
|
| | b.
| Pengawasan fungsional yang dilakukan oleh para Hakim Pengawas Bidang dengan Koordinator Wakil Ketua Pengadilan Negeri sampit
|
2.
| Pengawasan rutin/reguler yang dilaksanakan secara rutin oleh Hakim Pengawas Bidang yang dikoordinir oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri
|
| | Sampit.
|
3.
| Penanganan pengaduan yang yang dilaksanakan atas perintah Ketua Pengadilan Negeri Sampit atau atas perintah dari Pengadilan Tinggi
|
| | Kalimantan Tengah dan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
|
| |
Pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sampit bersama Hakim Pengawas Bidang sejak bulan Januari 2010
|
sampai dengan bulan Desember 2010, meliputi :
|
Pelaksanaan tugas pokok dilingkungan kepaniteraan yang mencakup administrasi perkara, administrasi persidangan perkara, administrasi
|
penyelesaian perkara, keuangan perkara, laporan perkara dan kearsipan.
|
Pelaksanaan tugas pokok lingkungan kesekretariatan yang mencakup administrasi kepegawaian, keuangan, inventaris dan administrasi umum l
|
lainnya
|
Evaluasi atas penyelenggaraan manajemen peradilan, kinerja dan kualitas pelayanan publik pada Pengadilan Negeri Sampit.
|
| | |
| | Laporan hasil pelaksanaan pengawasan pada Pengadilan Negeri Sampit sejak bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2010 ini dibuat
|
dengan sistematika sebagai berikut :
|
| | |
| | | | | PENGAWASAN INTERNAL (unduh disini)
| | |
| | |
| | Dari hasil pemeriksaan dapat disimpulkan bahwa sejak bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2010 telah banyak dilakukan perbaik- |
an dan penyempurnaan pada setiap bidang, disiplin dan kinerja para pejabat struktural dan fungsional serta staf pada Pengadilan Negeri Sampit
|
sudah semakin meningkat, penyelenggaraan peradilan semakin baik dan semakin efisien, pengelolaan administrasi semakin tertib dan semakin
|
baik, pelayanan publik bagi para pencari keadilan di Pengadilan Negeri Sampit juga semakin baik.
|
| Walaupun sudah banyak dilakukan perbaikan dan penyempurnaan, masih banyak kekurangan yang perlu ditindaklanjuti dengan melakukan pem- |
benahan dan penyempurnaan terutama mengenai hal-hal sebagai berikut :
|
| | |
I.
| ADMINISTRASI PERKARA
|
| | A.
| Administrasi Perkara Perdata |
| | | 1.
| | Pada tahap persiapan masih belum sesuai dengan ketentuan karena berkas perkara yang telah lengkap setelah dicatat dalam register | | |
| | | | | langsung diserahkan kepada Ketua, seharusnya berkas perkara tersebut diserahkan kepada Panitera melalui Wakil Panitera selanjutnya
| | |
| | | | | Panitera menyerahkan kepada Ketua untuk menunjuk Majelis Hakim yang menyidangkan.
| | |
| | | 2.
| | Pengisian/pencatatan laporan perkara perdata yang dimohonkan eksekusi masih terdapat kekurangan karena yang dicatat hanya yang
| | |
| | | | | dimohonkan eksekusi masih terdapat kekurangan karena yang dicatat hanya yang dimohonkan eksekusi pada periode bulan yang di-
| | |
| | | | | laporkan. Hendaknya diisi/dicatat seluruh nomor perkara yang masih dalam tahap eksekusi.
| | |
| | B.
| Administrasi Perkara Pidana
|
| | | 1.
| | Pengisian register induk perkara biasa dan register induk perkara singkat mengenai tanggal penyampaian petikan putusan, tanggal
| | |
| | | | | menerima, baik putusan dan tanggal pengiriman Salinan putusan masih terdapat kekeliruan, hendaknya tanggal yang diisikan pada
| | |
| | | | | kolom 11 adalah tanggal akta menerima baik putusan dan tanggal yang diisi pada kolom 12 adalah tanggal Surat pengantar pengiriman
| | |
| | | | | salinan putusan.
| | |
| | | 2.
| | Pengisian register induk perkara biasa mengenai amar lengkap putusan masih terdapat kekeliruan karena amar putusan sela tidak
| | |
| | | | | tercatat dalam register, hendaknya dalam kolom amar lengkap putusan ditulis juga amar putusan sela apabila dalam perkara yang
| | |
| | | | | bersangkutan Majelis Hakim ada menjatuhkan putusan sela.
| | |
| | | 3.
| | Pengisian Buku Keuangan Perkara Pidana masih belum sempurna karena tidak diisi jumlah yang diterima dari DIPA (kolom 4) tidak diisi
| | |
| | | | | jumlah uang yang dikeluarkan kepada Penasehat Hukum (kolom 7) dan tidak diisi sisa dari pengembalian biaya penasehat hukum yang tidak terpakai (kolom 8) hendaknya kolom tersebut diisi dengan baik.
| | |
| | | 4.
| | Pencatatan hari sidang lanjutan lengkap dengan alasan penundaannya sering terlambat karena sering Panitera Pengganti tidak melapor-
| | |
| | | | | kannya kepada petugas register, hendaknya setiap Panitera Pengganti setiap selesai sidang melaporkan kepada petugas register.
| | |
| | | | | | | |
| II. | Administrasi Persidangan
|
| | A.
| Administrasi Persidangan Perkara Perdata
|
| | | Dalam pembuatan berita acara sidang perkara perdata masih sering terjadi keterlambatan, hendaknya berita acara sidang sudah dibuat
|
| | | dan ditanda tangan sebelum dilanjutkan dengan sidang berikutnya.
|
| | B.
| Administrasi Persidangan Perkara Pidana
|
| | | Dalam pembuatan berita acara sidang perkara pidana masih sering terjadi Keterlambatan, hendaknya berita acara sidang yang lalu sudah
|
| | | dibuat dan ditandatangani sebelum dilanjutkan dengan sidang berikutnya.
|
| | | |
III.
| Administrasi Penyelesaian Perkara
|
| | -
| Minutasi perkara perdata dan pidana masih sering mengalami keterlambatan, hendaknya minutasi setiap perkara perdata dan perkara
|
| | | pidana dilakukan paling lambat sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
|
| | -
| Penyusunan arsip masih berdasarkan nomor perkara, hendaknya arsip dipisahkan sesuai dengan klarifikasinya.
|
| | | | | | | |
IV.
| Administrasi Umum
|
| | A.
| Kepegawaian
|
| | -
| Masih banyak ketentuan yang belum diterapkan dalam bidang kepegawaian, hendaknya hal-hal yang belum diterapkan segera dipenuhi
|
| | | sebagaimana mestinya.
|
| | B. | Keuangan
|
| | - | Buku pengawasan kredit belum dibuat karena tidak ada contohnya, hendaknya segera dibuat dengan sebaik-baiknya.
|
| | C. | Inventaris
|
| | - | Pengelolaan dan inventaris masih kurang baik, hendaknya dilakukan perbaikan segera dibuat dengan sebaik-baiknya. |
| | D. | Persuratan dan Perpustakaan
|
| | -
| Pengelolaan surat belum menggunakan kartu kendali, hendaknya dibuat dengan kartu kendali dalam rangkap 3 (tiga).
|
| | -
| Penata usahaan perpustakaan masih dalam pembenahaan, hendaknya terus dilanjutkan pembenahan dengan sebaik-baiknya.
|
| | | | | | | |
V.
| Manajemen Pengadilan dan Pelayanan Publik
|
| | -
| Pelayanan informasi kepada masyarakat pada umumnya dan pencari keadilan pada khususnya belum maksimal karena program IT belum
|
| | | dapat berfungsi dengan maksimal, hendaknya diusahakan tenaga ahli dan dana yang memadai sehingga sistem informasi yang dilaksana
|
| | | kan dengan IT dapat memberikan informasi yang cepat, tetap, lengkap dan akurat.
|
| | | |
| | Demikian laporan ini kami buat agar dapat dipergunakan untuk tindak lanjut perbaikan dan penyempurnaan pengelolaan dan penyelenggara |
an tugas, manajemen, organisasi,administrasi serta pelayanan publik pada Pengadilan Negeri Sampit demi terwujudnya Badan Peradilan Indonesia
|
yang Agung.
|